Hal Yang Perlu Diketahui Ketika Investasi Emas Di Pegadaian

Ketika pertama kali didirikan, pegadaian fokus utamanya untuk melayani kebutuhan simpan pinjam. Setelah itu, muncul layanan di mana seseorang dapat berinvestasi pada logam mulia. Menariknya, investasi emas di pegadaian ini pun lebih menjanjikan.

Dikatakan menjanjikan, investasi di perusahaan milik Negara ini menjamin keamanan yang super tinggi. Hal inilah yang membuat seseorang lebih tertarik untuk investasi di pegadaian.

Apabila Anda tertarik untuk investasi di perusahaan ini, pahamilah layanannya. Setidaknya, ada beberapa jenis layanan yang berkaitan dengan investasi emas. Berikut ini layanan yang bisa Anda maksimalkan.

Jual Beli Emas Fisik

Layanan investasi emas di pegadaian yang layak dipilih ialah jual beli emas. Layanan ini dinamakan dengan Mulia.

Layanan tersebut memfasilitasi seseorang yang bertujuan untuk menjual emas Batangan pada orang lain. Emas fisik ini dapat dijual langsung bila Anda membutuhkan uang secepatnya.

Selain menawarkan layanan penjualan, pegadaian pun memberi kesempatan bagi Anda untuk melakukan pembelian emas tersebut. Ketika membeli, seseorang diminta untuk menebus nilai dari setiap ukuran emas yang diperdagangkan.

Ukuran terkecil ialah 0,5 gram. Sementara ukuran terbesar sekitar 1 kg. Seseorang yang ingin membeli bisa menentukan mana yang dinilai sesuai.

Menariknya, pembeli memiliki kesempatan untuk mengangsur nilai dari emas yang akan dibelinya. Biasanya, ada jangka waktu yang harus dipenuhi untuk membeli emas dalam ukuran tertentu bila menggunakan sistem cicil.

Dalam metode ini, akan ada akad yang dibuat. Kemudian, ada biaya administrasi yang nilainya sekitar Rp50.000.

Pembeli pun dianjurkan untuk mengeluarkan uang muka sekitar 15% dari jumlah keseluruhan nilai emas yang dibeli. Jika sudah lunas, barulah emas Batangan tersebut dapat dibawa pulang.

Tabungan Emas

Jenis tabungan ini terbilang cukup simpel. Kesannya memberikan kemudahan bagi siapa saja yang ingin berinvestasi. Bahkan, dengan modal yang lebih kecil. Karena, seseorang hanya dibebankan untuk menabung minimal senilai harga emas 0,01 gram.

Cara kerjanya, Anda perlu membuka rekening tabungan emas di pegadaian. Tentunya, Anda wajib datang ke kantor dan membawa berkas yang menggambarkan tentang diri Anda. Contohnya ialah KTP.

Setelah memiliki rekening ini, Anda baru bisa menabung emas. Anda bisa terus mengisi saldo setiap waktu. Terutama bila Anda memiliki sisa uang dari upah kerja.

Setiap kali tabungan ini sudah mencapai batas ukuran emas, Anda dapat mencetaknya. Atau, Anda bisa membiarkannya hingga nilainya setara dengan ukuran emas yang lebih besar. Nantinya, Anda dapat mencetak bila ingin membawanya pulang.

Titip Jual Emas

Layanan ini pun cukup menjanjikan. Biasanya dipergunakan oleh seseorang yang ingin segera mendapatkan uang cash.

Layanan titip jual emas prinsipnya ialah menitipkan emas Batangan di pegadaian. Kemudian, Anda meminta pegadaian untuk menjualnya. Setelah terjual, keuntungan akan dibagi sesuai dengan ketentuan.

Untuk melakukannya, syarat diberlakukan. Setidaknya, ada sebuah akad yang memiliki durasi sekitar 3 bulanan.

Misalnya emas ini tidak terjual dalam waktu tersebut, akad akan dibuat lagi setiap 3 bulan sekali. Sampai akhirnya emas dapat dijual ke pemilik baru.

Anda bisa memanfaatkan layanan mana yang sesuai. Jika Anda baru memulai, opsi terbaiknya ialah memanfaatkan layanan tabungan emas.

Jika memiliki dana yang cukup, baru Anda pilih opsi pertama. Sementara bila sudah memiliki emas dan ingin menjualnya, gunakan opsi ketiga.

Tetapi bila Anda ingin hasil yang bisa dinikmati setiap waktu, trading emas di platform perdagangan pun bisa dilakukan. Contohnya ialah mengikuti broker forex yang memfasilitasi siapa saja yang ingin memperdagangkan emas secara online setiap waktu.

Demikianlah yang bisa disampaikan pada ulasan investasi emas di pegadaian. Apa pun jenis investasinya, produk berbentuk emas tentunya lebih menjanjikan. Karena, emas ini lebih aman terhadap inflasi.